Apakah Anda pernah melukis? Tidak masalah apakah Anda pernah melukis atau tidak, yang jelas dengan coba-coba pun Anda akan memperoleh hasil lukisan sesuai dengan ekspresi Anda.
Dalam melukis kita perlu pewarna. Tidak perlu khawatir. Sistem komputer dan Photoshop memberikan bukan hanya puluhan atau ratusan warna tetapi jutaan warna. Jika seorang pelukis yang menggunakan cat minyak mencampurkan cat warna merah dan cat warna putih untuk memperoleh warna medium antara merah dan putih, Anda pun dengan mudah dapat memilih warna medium bukan saja antara merah dan putih, tetapi antara merah hingga putih dan antara merah hingga hitam serta antara merah hitam hingga putih.
Jika saya menyebut merah pada contoh kasus itu sebagai salah satu unsur warna, maka akan ada unsur warna merah kekuningan, merah kebiruan, merah ke arah krem dan ratusan kemungkinan lain dari unsur warna merah. Jutaan warna itu tentu saja tersedia pada panel Color
Picker yang sudah Anda kenal dengan berbagai opsi pilihan warna.
Setelah memperoleh warna Anda masih dapat mengatur tebal tipisnya warna itu ketika dioleskan di permukaan kanvas layar dengan mengatur Opacity-nya. Kekentalan pewarna dalam hubungannya dengan seberapa cepat pewarna itu akan menyebar ke pixel-pixel yang dijadikan sasaran lukis, Anda dapat menetapkan Flow (aliran pewarna). Dalam dunia lukis yang nyata, jika kanvas masih tertutup oleh cat yang masih basah lalu dioles oleh cat warna lain, akan ada interaksi percampuran antara cat yang di bawah dengan cat di atasnya.
Di Photoshop, ada fasilitas unik yang mampu membuat reaksi jika suatu olesan warna menimpa objek yang sudah dioleskan warna sebelumnya. Fasilitas itu telah Anda kenal dengan Blending mode, Anda dapat memilih di antara 25 blending mode yang tersedia. Itu
semua baru dari unsur tersedianya fasilitas warna.
semua baru dari unsur tersedianya fasilitas warna.
Tentu melukis juga memerlukan alat lukis. Kuas? Pincil? Semprotan? Bahkan jika perlu yang diperlukan seorang pelukis? Lima? Sepuluh buah kuas dengan ukuran berbeda? Di Photoshop tersedia kuas siap pakai jumlahnya 65 buah. Dari jumlah itu dapat diatur ukurannya setiap kuas dengan puluhan kemungkinan, sehingga keseluruhan kuas yang mungkin Anda pakai di Photoshop jumlahnya tidak terbatas.
Dari kuas yang dioles, ditutul-tutulkan hingga disemprotkan (spray) dapat dilakukan dengan mengubah pengaturan tertentu pada kuas lukis Photoshop. Pewarnaan dapat dilakukan tumpang tindih. Warna tua dulu kemudian ditimpa dengan warna muda bisa dilakukan,
demikian pula bisa sebaliknya. Jika menggambar dengan pinsil lalu Anda ingin membuang sebagian gambar dengan karet penghapus hal itu tidak dapat dilakukan jika melukis dengan cat minyak. Di Photoshop bisa. Anda punya Eraser tool yang dapat diatur opacity-nya untuk menghapus tipis-tipis, menghapus dengan tegas. Pokoknya lengkap dech tool-toolsnya…
Dari kuas yang dioles, ditutul-tutulkan hingga disemprotkan (spray) dapat dilakukan dengan mengubah pengaturan tertentu pada kuas lukis Photoshop. Pewarnaan dapat dilakukan tumpang tindih. Warna tua dulu kemudian ditimpa dengan warna muda bisa dilakukan,
demikian pula bisa sebaliknya. Jika menggambar dengan pinsil lalu Anda ingin membuang sebagian gambar dengan karet penghapus hal itu tidak dapat dilakukan jika melukis dengan cat minyak. Di Photoshop bisa. Anda punya Eraser tool yang dapat diatur opacity-nya untuk menghapus tipis-tipis, menghapus dengan tegas. Pokoknya lengkap dech tool-toolsnya…






Tidak ada komentar:
Posting Komentar